MUSEUM BASOEKI ABDULLAH

Pada tahun 1998 rumah di Jalan Keuangan Raya No. 19 Cilandak Barat Jakarta Selatan di serahkan kepada Pemerintah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan cq. Direktorat Permuseuman. Bangunan rumah dua tingkat seluas +- 600 m2 dan luas tanah +- 450 m2. Rumah ini kemudian direnovasi agar dapat difungsikan sebagai museum. Pada tanggal 25 September 2001 Museum Basoeki Abdullah diresmikan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Drs. I Gede Ardika.
Koleksi Museum Basoeki Abdullah terdiri dari koleksi lukisan dan koleksi pribadi pelukis Basoeki Abdullah berupa patung, topeng, wayang, senjata dan sebagainya. Jumlah koleksi museum yang dihibahkan berdasarkan data yang ada sebanyak 123 buah, sedangkan koleksi pribadi (barang dan benda seni) milik Basoeki Abdullah sebanyak 720 buah, dan buku-buku/majalah +- 3000 buah.
Museum Basoeki Abdullah melayani masyarakat dengan menggelar pameran, seminar, penelitian dan workshop, serta menerbitkan bermacam bentuk publikasi berupa katalog, biografi, kumpulan artikel, dan hasil penelitian dan dari serangkaian kegiatan yang lain.

Kegiatan dan Pameran

Kegiatan dan Pameran Museum Basoeki Abdullah

Pameran Museum Bersama di Kabupaten Lumajang

  • Tanggal : Kamis, 24 Agustus 2017

Museum Basoeki Abdullah ikut berpartisipasi memeriahkan pameran museum bersama yang terselenggara atas kerjasama antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lumajang serta beberapa UPT Direktorat Jenderal Kebudayaan seperti Museum Sumpah Pemuda, Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Museum

Selengkapnya

Pameran Bersama Museum Goes to Campus 2 UNS Solo

  • Tanggal : Senin, 04 September 2017

Museum Basoeki Abdullah kembali turut berpartisipasi dalam festival Museum Goes to Campus II yang diselenggarakan di Universitas Sebelas Maret UNS Solo. Kegiatan pameran yang turut didukung oleh Keluarga Alumni Fakultas Ilmu Budaya dan Fakultas Seni Rupa&Desain UNS Surakarta tersebut

Selengkapnya

Belajar Membuat Sketsa Dalam Pameran Besar Seni Rupa

  • Tanggal : Rabu, 13 September 2017

“Yang pertama-tama harus diperhatikan dalam membuat sketsa wajah adalah presisi wajah,” ujar Wawan Teamlo, kepada sejumlah siswa-siswi SLTA, di pinggir Pantai Namalatu, Ambon. Tampak wajah-wajah mereka yang penuh minat saat melihat Wawan mempraktekan hal yang baru saja Ia sampaikan.

Selengkapnya

Dukung Pekan Budaya Indonesia III di Palu, Museum Basoeki Abdullah Gelar Lomba Lukis

  • Tanggal : Sabtu, 23 September 2017

Museum Basoeki Abdullah sebagai salah satu museum yang berada di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan, mencanangkan berbagai program guna menjalankan fungsinya di tengah masyarakat, yakni sebagai tempat pembelajaran, terutama dalam hal seni dan budaya. Berangkat dari pemikiran tersebut, Museum

Selengkapnya

Museumku Merajut Kerukunan Hidup Berbangsa

  • Tanggal : Kamis, 12 Oktober 2017

Selamat Hari Museum Indonesia #AyoKeMuseum .  Tanggal 12 Oktober ditetapkan sebagai Hari Nasional Museum Indonesia berdasarkan atas Musyawarah Museum se-Indonesia yang diselenggarakan pertama kali pada 12 Oktober 1962 di Yogyakarta. Saat itu pertemuan tersebut menghasilkan 10 resolusi untuk

Selengkapnya