Berwisata Sambil Menggambar Di Akuarium Jakarta


LOKASI : Jakarta Aquarium
STATUS KEGIATAN : Finished

Berwisata sambil mempelajari teknik dan cara menggambar yang diselenggarakan oleh Museum Basoeki Abdullah senantiasa diminati para pelajar. Apalagi kali ini diselenggarakan di Akuarium Jakarta yang tengah popular di Ibukota.

Pada tahun 2019 ini Museum Basoeki Abdullah kembali menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Wisata Menggambar.” Program ini merupakan kegiatan yang mengajak para pelajar untuk mempelajari seni rupa, khususnya seni lukis/gambar, yang diselenggarakan di lokasi-lokasi wisata sebagai alternatif kegiatan yang positif bagi generasi muda. Namun yang membedakan pada penyelenggaraannya kali ini adalah lokasi yang diambil hanyalah yang berada di DKI Jakarta.

Setelah penyelenggaraan yang pertama di Kebun Binatang Ragunan, kegiatan Wisata Menggambar kali ini berlokasi di Jakarta Aquarium, Neo Soho, Jakarta Barat. Adapun narasumber pada kegiatan ini adalah S. Wito, seorang seniman seni lukis yang merupakan ketua Komunitas Pelukis Pasar Baru. Sedangkan tema kegiatan yang diambil kali ini adalah ”Legenda, Dongeng dan Mitos: Malin Kundang.” Tema tersebut dipilih untuk mendukung tema besar yang diusung oleh Museum Basoeki Abdullah pada penyelenggaraan Basoeki Abdullah Art Award #3 pada tahun ini, yakni “Legenda, Dongeng dan Mitos.”

Selama kurang lebih 2 (dua) jam, para peserta yang merupakan siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar (SD) dari 15 Sekolah di DKI Jakarta akan mendapatkan materi dan mengenal tata cara menggambar yang sesuai, serta belajar bagaimana seorang Basoeki Abdullah melukis tema legenda, dongeng dan mitos. Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman/apresiasi tentang tehnik mudah menggambar dongeng, terkait dengan lukisan bertemakan legenda dari Basoeki Abdullah dan museumnya  kepada generasi muda, pelajar.

S. Wito memulai sesi menggambar dengan menceritakan secara singkat kisah Malin Kundang. Menariknya dalam beberapa bagian cerita yang menarik langsung dituangkan Wito dalam bentuk gambar. Wito menggambar sekaligus mengenalkan beberapa objek gambar yang sesuai dengan cerita Malin Kundang dengan semudah mungkin agar dapat dipahami dan dimengerti oleh para peserta. Setelahnya Wito mengajak para peserta untuk menggambar dengan versinya masing-masing, sesuai dengan kemampuan dan pemahaman yang mereka miliki.

Setelah selesai sesi menggambar, peserta disuguhi penampilan yang menarik dari Jakarta Aquarium, Pentas Mermaid Show “Pearl of the South Sea.” Selama pertunjukan S. Wito memilih 5 karya terbaik dari 50 peserta yang mengikuti kegiatan Wisata Menggambar. Setelahnya dipilih karya-karya dari: Dwi R – SDN Serdang 03, Angelique Chloe – Bunda Hati Kudus, Muhammad Hanif SDN Menteng 03, Celine – SD Tarakanita 01, Arya – SD Alhadiriyah, untuk mendapatkan souvenir menarik dari Museum Basoeki Abdullah.

Wisata Menggambar merupakan salah satu kegiatan yang dirancang untuk mengenalkan seni rupa kepada masyarakat khususnya generasi muda. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk mengapresiasi dan mengekspresikan seni dan budaya, khususnya seni lukis. Lebih jauh lagi kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenalkan Museum Basoeki Abdullah kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Dalam program pelestarian cagar budaya dan permuseuman diantaranya terdiri dari  pengelolaan permuseuman, dan layanan perkantoran. Salah satu output kegiatan yang dilaksanakan oleh Museum Basoeki Abdullah,  terkait dengan program pelestarian cagar budaya tersebut, yaitu berupa: Masyarakat yang Mengapresiasi Museum, yang di wujudkan dalam kegiatan Wisata Menggambar dengan tema ”Legenda, Dongeng dan Mitos: Malin Kundang”  yang merupakan salah satu bentuk penyebaran informasi tentang Museum Basoeki Abdullah kepada masyarakat khususnya generasi muda dalam bidang seni lukis di Indonesia dan sebagai rangkaian kegiatan menuju Pameran Temporer oleh Museum Basoeki Abdullah.

Adapun Wisata Menggambar berikutnya akan diselenggarakan di area Pantai Ancol. Melalui kegiatan pendukungan ini, diharapkan akan semakin berkembang antara pengelola museum dan pelaku seni, masyarakat pemerhati seni dan lain-lain, sehingga secara lebih luas pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas apresiasi masyarakat pada museum.



Foto Kegiatan