[Pengumuman] Hasil Lomba Kritik Seni Tahun 2017

BERIKUT INI ADALAH NOMINATOR PEMENANG LOMBA KRITIK SENI

MUSEUM BASOEKI ABDULLAH TAHUN 2017

Berdasarkan hasil seleksi tim dewan juri Lomba Kritik Seni Museum Basoeki Abdullah tahun 2017, pada hari Rabu tanggal 1 November 2017 yang lalu telah dilaksanakan penjurian oleh tim dewan juri tentang hasil seleksi Lomba Kritik Seni Museum Basoeki Abdullah, maka telah ditetapkan nama-nama peserta yang dinyatakan sebagai nominator pemenang Lomba Kritik Seni Museum Basoeki Abdullah (daftar terlampir). Dan kami pihak panitia mengucapkan terima kasih atas partisipasi Saudara/i yang telah turut berpartisipasi dalam lomba tersebut. Berdasarkan hasil penilaian dan keputusan dewan juri, hasil kompetisi ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Berikut kami sampaikan nominator pemenangnya, yaitu :

 1.       KATEGORI TINGKAT MAHASISWA S1

NAMA

ASAL

SINDY

UNIVERSITAS INDONESIA

PASCALIS MURITEGAR EMBU WORHO

UNIVERSITAS DIPONEGORO

FILZAH INARAH APRILIA

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA (UNJ)

TITIK INDAH WATI

UNIVERSITAS  NEGERI MALANG

RAFIDAH APRILIA MAHMUDAH

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA (UNJ)


 2.       KATEGORI TINGKAT SMA/SEDERAJAT

NAMA

ASAL

I MADE ADITYA LAKSANA

SMA N 3 SURAKARTA

FAHRUL ROZI NAJIB

SMAIT INSAN MANDIRI

FADH ALAMUDI

SMA N 7 JAKARTA

DAMIA TAUFIK

SMA LABSCHOOL JAKARTA

PATRICIA EMMILIA LAMBA

SMA KRISTEN 1 PENABUR

 

Seluruh karya nominator pemenang lomba kritik seni tersebut nantinya akan turut dipamerkan berbarengan pada acara pameran LACAK!! Dokumentasi Maestro Basoeki Abdullah, tanggal  7 November 2017. Pameran LACAK!! Dokumentasi Maestro Basoeki Abdullah akan dibuka untuk umum mulai 8-22 November 2017, sehingga pengunjung nantinya tidak hanya dapat mengapresiasi karya peserta lomba kritik seni tetapi juga termasuk seluruh dokumentasi karya pelukis Basoeki Abdullah berupa arsip, artikel, tulisan, atau barang-barang pribadi milik Beliau yang mengkisahkan tentang perjalanan karir dan hidup sang maestro. 

Note : Seluruh pemenang akan dihubungi oleh pihak Museum Basoeki Abdullah.